Di tengah lanskap kering Provinsi Gansu, terdapat salah satu fenomena geologi paling menakjubkan di dunia: Zhangye Danxia National Geological Park. Tempat ini dikenal luas karena pegunungannya yang tampak seperti dilukis dengan warna-warna cerah—merah, oranye, kuning, hingga hijau—menciptakan panorama yang sering dijuluki “Rainbow Mountains of China.”
Keunikan inilah yang membuat kawasan Danxia menjadi bagian dari UNESCO World Heritage Site sejak tahun 2010 dalam kategori China Danxia. Kawasan ini dianggap sebagai salah satu contoh terbaik bentang alam Danxia di dunia, yaitu formasi batuan berwarna yang terbentuk akibat proses geologi selama jutaan tahun.
![]() |
| Image via Gomayu |
Sejarah Terbentuknya Pegunungan Pelangi - Zhangye Danxia Landform
Menurut para ahli geologi, Zhangye Danxia mulai terbentuk berjuta-juta tahun lalu. Warna-warni pegunungan ini berasal dari lapisan batu pasir dan mineral yang mengendap selama periode geologi yang sangat panjang.
Zhangye Danxia sendiri terbentuk dari batu pasir merah dan konglomerat. Sekitar 100 juta tahun yang lalu, ada cekungan besar berlumpur dibawa air dari pegunungan sekitarnya. Akibat dari peningkatan suhu global membuat cekungan mengering yang kemudian endapannya teroksidasi hingga berubah warna.
Tidak berhenti di situ, 30 juta tahun kemudian, lapisan merah dengan ketebalan 3700 meter terbentuk. Lapisan tebal lainnya yang membentuk puncak-puncak gunung itu terbentuk secara bertahap. Kemudian, 30 juta tahun lagi setelahnya, cekungan terangkat berkali-kali oleh gerakan orogenik yang membuat air bisa mengalir dan mengikis batuan sedimen. Proses pengikisan itu meninggalkan bekas berupa garis-garis merah yang bisa dilihat hari ini.
Orogenik atau Orogeni adalah proses pembentukan pegunungan yang terjadi akibat deformasi struktural besar pada litosfer bumi (kerak dan mantel atas). Secara sederhana, orogenik adalah mekanisme utama pembentukan gunung yang melibatkan gerakan lempeng tektonik, menyebabkan pengangkatan kerak bumi.
![]() |
| Gambar via Pelago |
- besi menciptakan warna merah,
- sulfur memberi nuansa kuning,
- sementara mineral lain menghasilkan gradasi hijau dan oranye.
Seperti proses yang sudah dijelaskan sebelumnya, pergerakan lempeng bumi mengangkat lapisan-lapisan tersebut ke permukaan. Angin, hujan, dan erosi kemudian membentuk lembah, punggung bukit, serta tebing bergelombang yang kini menjadi ciri khas Zhangye Danxia.
Hasil akhirnya terlihat hampir tidak nyata—seolah pegunungan tersebut dicat dengan kuas raksasa.
Daya Tarik yang Membuat Dunia Kagum
![]() |
| Image via Tripadvisor |
Beberapa lokasi titik pandang dibangun untuk menikmati panorama terbaik, terutama setelah hujan ketika warna batuan tampak lebih kontras. Dari ketinggian, lanskap ini terlihat seperti gelombang cat raksasa yang membentang tanpa akhir. Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini juga penting bagi penelitian geologi dunia karena memperlihatkan proses pembentukan bentang alam Danxia secara sangat jelas.
![]() |
| Image via Tomanetwanderers |
Lokasi Berada di Jalur Sutra Kuno
![]() |
| Image via Tomanetwanderers |
Panduan Praktis
📍Alamat: Desa Nantai, Kota Nijia Ying, Kabupaten Linze, Kota Zhangye, Provinsi Gansu
⏰Jam Operasional: Musim panas 05.30–19.00, musim dingin 07.00–18.00
🎫Tiket: Sudah termasuk bus wisata; pembelian tiket menggunakan identitas asli wajib untuk masuk
🚗Transportasi: Sekitar 40 menit berkendara dari pusat Kota Zhangye; tersedia juga bus shuttle wisata
Tips Berkunjung
Waktu terbaik berkunjung adalah saat cuaca cerah, karena cuaca mendung dapat membuat warna Danxia kurang terlihat jelas
Platform Observasi Nomor 4 menawarkan pemandangan matahari terbenam terbaik dan pengalaman naik balon udara
Sinar UV dan angin berpasir di kawasan taman cukup kuat, jadi siapkan perlindungan dari matahari dan angin
Ikuti rute bus wisata agar waktu kunjungan lebih teratur dan tidak melewatkan titik observasi penting






0 Comments