Ad Code

Responsive Advertisement

Bentuknya Ulat, Tapi Disebut Cacing. Mopani Makanan Bergizi Khas Afrika Selatan

 Kalau di Indonesia perayaan Natal dirayakan dengan makan kue-kue manis, daging babi, dan klapertart, di Afrika Selatan justru mengumpulkan ulat. Mereka menyebutnya cacing Mopani. Di sana, Cacing Mopani atau Gonimbrasia belina menjadi makanan wajib yang harus hadir saat Natal tiba. Tanpa makanan turun temurun ini, masyarakat Afrika Selatan merasa perayaan hari Natal tidak lengkap.

Image via Wikipedia

Ulat ini disebut mereka memiliki protein tinggi. Mengutip dari Daily News, ulat mopane itu biasa disebut dengan ngengat kaisar. Disebut sebagai cacing mopane karena ulat jenis ini memakan daun-daun pohon mopane di musim panas setelah telur mereka menetas.

Image via Bush Guide 101
Uniknya lagi, ulat ini dibudidayakan layaknya unggas. Kalau di Indonesia banyak yang memelihara ayam, di Afrika Selatan banyak yang membudidayakan cacing mopane ini. Dan permintaan akan cacing mopane ini melimpah menjelang perayaan Natal. Mereka bahkan juga sudah menyiapkan pengepakan untuk dikirim ke konsumen dan juga agar mudah untuk diolah konsumen.

Image via Bush Guide 101
Ulat ini biasanya mulai dipanen pada akhir November, membuatnya jadi suguhan Natal yang ideal terutama untuk generasi tua mereka. Beberapa hasil panen diawetkan sepanjang tahun, sedangkan ulat segar biasanya langsung diolah dengan cara digoreng bersama bawang, tomat, dan cabai. Tekstur cacing ini seperti jamur kuping, namun rasa gurihnya lebih mendominasi.



Di sisi lain, beberapa masyarakat Afrika Selatan beranggapan bahwa dengan mengkonsumsi ulat bisa memberi manfaat bagi lingkungan. Mereka bisa mengontrol hama yang bisa merusak lingkungan dan bisa lebih hemat karena ada sumber makanan selain daging sapi.

Post a Comment

0 Comments

Ad Code

Responsive Advertisement