Lebih sakit daripada disunat, untuk menjadi dewasa dan diakui kedewasaannya, suku Satere Mawe asal hutan Amazon, Brazil, harus menahan rasa sakit yang luar biasa disengat semut peluru sambil menari.
Suku Sateré-Mawé adalah suku asli Amazon. Mereka hidup terisolasi di wilayah pedalaman hutan hujan Amazon, Brazil. Dan tradisi yang paling terkenal adalah perayaan ritual kedewasaan pria menggunakan sarung tangan berisi semut peluru atau bullet ant.
Suku Satere Mawe adalah suku pertama yang membudayakan tanaman Guarana secara turun-temurun.
Image via Google
Guarana (Paullinia cupana) adalah tanaman merambat asal hutan hujan Amazon di Brasil yang bijinya kaya akan kafein. Buahnya yang merah merekah menyerupai bola mata. Umumnya diekstrak untuk suplemen penambah energi alami, minuman berenergi, dan obat herbal.
![]() |
| Image via Cordilleraescalera |
Sebelum ritual dimulai, tangan remaja laki-laki — biasanya mereka yang berumur 12 tahun — diolesi arang untuk menangkal sengatan semut peluru, tapi pada kenyataannya cara ini bisa dikatakan tidak efektif.
![]() |
| Image via Kumparan, (Foto: Flickr @Adriene Mattos) |
Seberapa Sakit Sengatan Semut Peluru?
Saat tanganmu terkena sengatan semut peluru, maka rasa sakit akan kamu rasakan bisa selama 24 jam. Rasa sakit akibat dari gigitan semut peluru akan terasa panas seperti luka bakar.
Tidak hanya itu, racun yang dikeluarkan oleh semut peluru juga akan membuat yang disengat bisa lumpuh untuk sementara waktu.
Bahkan, bagi beberapa orang dengan toleransi yang berbeda, rasa sakitnya terasa hingga berminggu-minggu. Tidak sedikit juga ada yang sampai menangis dan pingsan akibat tidak tahan dengan sengatan semut peluru.
Dikutip dari ZME Science pada Rabu (5/9/2018), seorang aktivis alam Steve Backshall menyampaikan bahwa "Dengan sengatan semut peluru, rasa sakit akan menjalar ke seluruh tubuhmu. Kamu akan mulai berkeringat, gemetar, detak jantung meningkat, dan jika kamu mendapatkan beberapa sengatan, kamu mungkin akan pingsan."
For your information, 2.250 gigitan semut peluru bisa membunuh orang dewasa dengan berat badan sekitar 74 kg. Gigitan dari semut peluru bisa 30 kali lebih menyakitkan dibandingkan dengan sengatan lebah.
Meski sakitnya hampir tidak mungkin bisa ditahan orang biasa, pada kenyataannya Suku Mawe hingga kini masih mempertahankan tradisi tersebut demi menunjukan kedewasaan seorang remaja pria yang tengah beranjak besar.




0 Comments